span style=”font-size:130%;”"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (An-Nisa:82)br /br /Pernahkah ketika kita membaca Al-Qur’an lalu tiba-tiba berhenti… berhenti sejenak… untuk men-tadabburi-nya…/spanbr /br /div style=”text-align: justify;”Diantara tanda men-span style=”font-style: italic;”tadaburi /spanAl-Qur’an adalah menyatunya hati dan pikiran ketika membacanya, dan menangis karena mengetahui keagungan dan kebenaran isi dikandungnya. Dan inti dari semua itu adalah span style=”font-weight: bold;”hati./span Karena dengan hati lah kita memahami Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah span style=”font-style: italic;”subhanahu wa ta’ala,/spanbr /br /”maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, span style=”font-weight: bold;”ialah hati yang di dalam dada/span. ” (Al-Hajj:46)br /br /”Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan span style=”font-weight: bold;”di atas hati mereka/span, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. ” (Al-Kahfi:57)br /br /a onblur=”try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}” href=”http://bp1.blogger.com/_j-a_mAyXa2g/SA5pcXiIHMI/AAAAAAAAANE/UgsIQU7K958/s1600-h/mushaf.jpg”img style=”margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;” src=”http://bp1.blogger.com/_j-a_mAyXa2g/SA5pcXiIHMI/AAAAAAAAANE/UgsIQU7K958/s320/mushaf.jpg” alt=”" id=”BLOGGER_PHOTO_ID_5192203356479167682″ border=”0″ //aHati adalah layaknya raja bagi tubuh kita. Apabila baik hati itu, maka baik pula seluruh jasadnya, apabila buruk hati itu, maka buruk pula lah seluruh jasadnya. Ibrahim bin Adham, seorang ulama di zaman Imam Ahmad mengatakan salah satu tanda hati telah mati adalah “Engkau membaca Al-Qur’an tetapi tidak mengamalkannya.”br /br /Allah lah yang Berkuasa untuk menutup atau membukakan hati kita, seperti firman-Nya,br /br /div style=”text-align: justify;”"Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan span style=”font-weight: bold;”hatinya /spandan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.” (Al-Anfal:24)br //divbr /Maka kita perlu berhati-hati, jangan-jangan Allah span style=”font-style: italic;”subhanahu wa ta’ala/span menutup hati kita lantaran kita tidak mau memenuhi panggilan-Nya. span style=”font-style: italic;”Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinika/span.br /br /Berkaitan dengan tadabbur Al-Qur’an, salah satu kuncinya adalah cinta Al-Qur’an. Dr. Kholid berkata dalam span style=”font-style: italic;” class=”postbody”Mafaatihu Tadabburil Qur’an Wannajaah Fiil Hayaah/span, ada beberapa tanda seseorang cinta kepada Al-Qur’an, diantaranya adalah:br /br /1. Senang bertemu dengan Al-Qur’an.br /2. Bisa span class=”postbody”duduk berlama-lama dalam berinteraksi dengan Al Qur’an tanpa rasa bosan/jenuh./spanbr /3. span class=”postbody” Rindu setelah lama tidak berinteraksi dikarenakan ada hal yang menghalangi, mengharap dapat kembali berinteraksi dan berusaha untuk menghilangkan penghalang tersebut.br /4. /spanspan class=”postbody” Banya diskusi mengenai alqur’an, Yakin terhadap petunjuk/arahan yang terdapat dalam al ‘qur’an, serta Merujuk kepada Al’Qur’an terkait permasalahan hidup baik itu masalah kecil maupun besar.br /5. /spanspan class=”postbody”Mentaati Al-qur’an, perintah dan larangannya./spanbr /br /(blm selesei, dikit lagi :))br //div
div style=”text-align: justify;”Beberapa istilah tingkatan pengetahuan seseorang akan suatu hal:br /(span style=”font-style: italic;”Syarh Ushul Tsalatsah/span, Al-Utsaimin)br /br /1. span style=”font-style: italic;”Ilmu/span: Mengetahui sesuatu secara hakiki/pasti.br /2. span style=”font-style: italic;”Jahl l’Bashith/span: Tidak mengetahui sesuatu.br /3. span style=”font-style: italic;”Jahl l’Murokkab/span: Tidak mengetahui, merasa tahu tapi salah.br /4. span style=”font-style: italic;”Dzon/span: Prasangka yang cenderung benar, ingat-ingat lupa.br /5. span style=”font-style: italic;”Syak/span: Ragu-ragu, 50% benar.br /6. span style=”font-style: italic;”Wahm/span: Prasangka yang cenderung salah.br /br /Terkadang kita berprasangka padahal cenderung salah,br /atau terkadang kita merasa tahu padahal sama sekali tidak benar.br /span style=”font-style: italic;”Astaghfirullah./spanbr /Meninggalkan keragu-raguan adalah lebih selamat,br /maka mengatakan span style=”font-style: italic;”Allahu A’lam /spanadalah setengah dari ilmu.br /br /Ingat kisah Imam Ahmad, seorang ‘ulama yang amat luas ilmunya, benar-benar mengamalkan ilmunya, sehingga konon pernah seseorang menghadiri majlis ta’limnya dan mendapat ilmu hanya dengan menyaksikan secara langsung akhlak beliau, span style=”font-style: italic;”subhanallah/span. Pernah ketika beberapa pertanyaan dilontarkan kepadanya, kemudian saat itu Imam Ahmad belum mengetahui, dengan keluasan ilmunya beliau menjawab: tidak tahu. (span style=”font-style: italic;”Wallahu A’lam/span)br /br /span style=”font-style: italic;”"… Wallahu ya’lamu wa antum laa ta’lamuun.” /spanbr /”… Dan Allah Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” span style=”font-style: italic;”/span(Al-Baqarah: 216)br /br //div
a onblur=”try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}” href=”http://bp1.blogger.com/_j-a_mAyXa2g/R_QtILQ3xhI/AAAAAAAAAMg/INB4EEMPGSc/s1600-h/wavesat.JPG”img style=”margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;” src=”http://bp1.blogger.com/_j-a_mAyXa2g/R_QtILQ3xhI/AAAAAAAAAMg/INB4EEMPGSc/s320/wavesat.JPG” alt=”" id=”BLOGGER_PHOTO_ID_5184818689496040978″ border=”0″ //aEvery big things come from a little thing..br /Yeah!br /Stay focus!br /br /br /VS, April 3th 2008