<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Blog Aggregator Teladan03</title>
	<atom:link href="http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teladan03.aulia.net</link>
	<description>Unforgettable Spirit of 2003 Teladan Jogja</description>
	<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 21:44:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>My linpack score :)</title>
		<link>http://theferdi.co.cc/blog/?p=322</link>
		<comments>http://theferdi.co.cc/blog/?p=322#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 21:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[5700]]></category>

		<category><![CDATA[android]]></category>

		<category><![CDATA[Gak jelas, gak penting..]]></category>

		<category><![CDATA[linpack]]></category>

		<category><![CDATA[spica]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theferdi.co.cc/blog/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Samsung Galaxy Spica (GT-i5700) XXJE1 + LK2.8.4 beta 2 + SamdroidMod v2 + Frozen Eclair beta 7 test 4 libs]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img  alt="image" src="http://theferdi.co.cc/blog/wp-content/uploads/2010/08/wpid-CAP201008240420.jpg" /></p>
<p>Samsung Galaxy Spica (GT-i5700)<br />
XXJE1 + LK2.8.4 beta 2 + SamdroidMod v2 + Frozen Eclair beta 7 test 4 libs</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1287</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>WordPress for Android</title>
		<link>http://theferdi.co.cc/blog/?p=318</link>
		<comments>http://theferdi.co.cc/blog/?p=318#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 12:13:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[Gak jelas, gak penting..]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theferdi.co.cc/blog/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Test]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Test</p>
<p><img src='http://theferdi.co.cc/blog/wp-content/plugins/munky-smiley/sip.gif' alt='&#58;&#115;&#105;&#112;&#58;' class='wp-smiley' width='50' height='50' title='&#58;&#115;&#105;&#112;&#58;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1288</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sepenggal Duka di Langit Cinta; A Book Review</title>
		<link>http://yansyafri.blogspot.com/2010/08/sepenggal-duka-di-langit-cinta-book.html</link>
		<comments>http://yansyafri.blogspot.com/2010/08/sepenggal-duka-di-langit-cinta-book.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2010 12:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yayan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[Break]]></category>

		<category><![CDATA[Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-7144519884304576515.post-8654501311432317503</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.goodreads.com/book/show/8797072-sepenggal-duka-di-langit-cinta"><img alt="Sepenggal Duka di Langit Cinta" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1281267462m/8797072.jpg" /></a><a href="http://www.goodreads.com/book/show/8797072-sepenggal-duka-di-langit-cinta">Sepenggal Duka di Langit Cinta</a> by <a href="http://www.goodreads.com/author/show/4171252.Abu_Umar_Basyier">Abu Umar Basyier</a><br /><br />My rating: <a href="http://www.goodreads.com/review/show/115759391">5 of 5 stars</a><br /><br /><br /><div style="justify;">"Kenapa wajah Ummi dan Abi selalu terlihat berseri-seri?", tanya Farhan suatu hari.</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">"Wajah yang selalu tersentuh wudhu", ungkap Hamidah lembut.</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">"Atsar (bekas sentuhan) air wudhu, akan menjadi tanda bagi kaum beriman di Hari Akhir nanti," tambah Fahrul.</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">"Apa tanda itu bisa terlihat di dunia, Abi?" tanya Farhan cerdik.</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">"Bisa. Suatu saat, ada seorang ahli hadits di masa para ulama As-Salaf yang sedang menyampaikan sebuah hadits. Tiba-tiba masuklah seorang pria muda ke dalam majlisnya. Kontan ia berkata,</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">'Barangsiapa yang di malam hari melakukan shalat, maka di siang hari wajahnya akan berseri-seri.'"</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">Potongan percakapan diatas adalah bagian paling saya sukai dalam buku ini. </div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">Dialog diatas dituliskan dua kali. Pertama, ketika dialog tersebut benar-benar terjadi. Kedua ketika Fahrul (Abi) setelah sekian lama tidak bertemu dengan Farhan (anaknya), lalu pertama kali kembali melihat anaknya tercintanya di sebuah masjid pesantren waktu pagi-pagi setelah shubuh, sesaat kemudian dia teringat akan dialong dengan anaknya bersama istri, kala keluarga mereka tengah dikaruniai kebahagiaan bersama. Fahrul kembali ke jalan hidayah setelah sempat dirundung kegelapan maksiyat setelah berjumpa dengan kawan lamanya.</div><div style="justify;"><br /></div><div style="justify;">Two thumbs up! Buku yang dituis berdasar kisah nyata sarat hikmah ini membuat saya menitikkan air mata dan kembali mentafakuri hikmah-hikmah kehidupan ini.</div><br /><a href="http://www.goodreads.com/review/list/256127-yayan">View all my reviews &#62;&#62;</a><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7144519884304576515-8654501311432317503?l=yansyafri.blogspot.com' alt='' /></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.goodreads.com/book/show/8797072-sepenggal-duka-di-langit-cinta" ><img alt="Sepenggal Duka di Langit Cinta" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1281267462m/8797072.jpg" /></a><a href="http://www.goodreads.com/book/show/8797072-sepenggal-duka-di-langit-cinta">Sepenggal Duka di Langit Cinta</a> by <a href="http://www.goodreads.com/author/show/4171252.Abu_Umar_Basyier">Abu Umar Basyier</a></p>
<p>My rating: <a href="http://www.goodreads.com/review/show/115759391">5 of 5 stars</a></p>
<p>
<div >&#8220;Kenapa wajah Ummi dan Abi selalu terlihat berseri-seri?&#8221;, tanya Farhan suatu hari.</div>
<div ></div>
<div >&#8220;Wajah yang selalu tersentuh wudhu&#8221;, ungkap Hamidah lembut.</div>
<div ></div>
<div >&#8220;Atsar (bekas sentuhan) air wudhu, akan menjadi tanda bagi kaum beriman di Hari Akhir nanti,&#8221; tambah Fahrul.</div>
<div ></div>
<div >&#8220;Apa tanda itu bisa terlihat di dunia, Abi?&#8221; tanya Farhan cerdik.</div>
<div ></div>
<div >&#8220;Bisa. Suatu saat, ada seorang ahli hadits di masa para ulama As-Salaf yang sedang menyampaikan sebuah hadits. Tiba-tiba masuklah seorang pria muda ke dalam majlisnya. Kontan ia berkata,</div>
<div ></div>
<div >&#8216;Barangsiapa yang di malam hari melakukan shalat, maka di siang hari wajahnya akan berseri-seri.&#8217;&#8221;</div>
<div ></div>
<div >Potongan percakapan diatas adalah bagian paling saya sukai dalam buku ini. </div>
<div ></div>
<div >Dialog diatas dituliskan dua kali. Pertama, ketika dialog tersebut benar-benar terjadi. Kedua ketika Fahrul (Abi) setelah sekian lama tidak bertemu dengan Farhan (anaknya), lalu pertama kali kembali melihat anaknya tercintanya di sebuah masjid pesantren waktu pagi-pagi setelah shubuh, sesaat kemudian dia teringat akan dialong dengan anaknya bersama istri, kala keluarga mereka tengah dikaruniai kebahagiaan bersama. Fahrul kembali ke jalan hidayah setelah sempat dirundung kegelapan maksiyat setelah berjumpa dengan kawan lamanya.</div>
<div ></div>
<div >Two thumbs up! Buku yang dituis berdasar kisah nyata sarat hikmah ini membuat saya menitikkan air mata dan kembali mentafakuri hikmah-hikmah kehidupan ini.</div>
<p><a href="http://www.goodreads.com/review/list/256127-yayan">View all my reviews >></a>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7144519884304576515-8654501311432317503?l=yansyafri.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1297</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>About commitment</title>
		<link>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/07/about-commitment.html</link>
		<comments>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/07/about-commitment.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 17:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudut pikiran yang tak terkotakkan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8163014447852965069.post-8238622537731356790</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya sudah ngantuk, setelah menyelesaikan bagian tugas Seminar Akuntansi Pemerintahan, tadi ingin cepet-cepet nutup laptop lalu memejamkan mata. Tapi tiba-tiba terlintas lagi kuliah Pak Anies tadi siang. Ini tentang komitmen,  menyatakan diri bai...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya sudah ngantuk, setelah menyelesaikan bagian tugas Seminar Akuntansi Pemerintahan, tadi ingin cepet-cepet nutup laptop lalu memejamkan mata. Tapi tiba-tiba terlintas lagi kuliah Pak Anies tadi siang. Ini tentang komitmen, <span class="fullpost"> menyatakan diri baik dan menginginkan kebaikan dan perubahan. Saat sebuah lingkungan kita dicap buruk (walau pada kenyataannya tidak buruk, hanya saja cap yang sudah melekat) maka stigma masyarakat akan menganggap semua yang berhubungan dengan lingkungan itu buruk. Maka jangan ragu mengatakan jika 9 dari 10 orang di lingkungan tersebut buruk maka saya adalah 1 orang yang tidak buruk tersebut. Dan saya yakin setiap 10 orang ada 1 orang yang tidak buruk, sehingga masih banyak orang yang baik maka yakinlah akan perubahan. Jika perubahan itu belum juga menghampiri maka jangan berputus asa. Terus berjuang, jangan menyerah. Mari belajar dari pada pendiri banngsa, dari bapak bangsa. Bayangkan jika mereka yang telah berjuang untuk kemerdekaan lalu dipenjara, disiksa, diasingkan, dibuang. Lalu berfikir, mengapa kemerdekaan tidak kunjung datang, sudahlah aku menyerah saja, ku hentikan perjuangan ini, niscaya tidak ada Indonesia merdeka. Indonesia merdeka karena mereka tidak menyerah, tidak ada kata putus asa. Ambil pelajarannya, jangan putus asa memperbaiki sesuatu. Berkomitmenlah untuk terus berjuang. </p>
<p>Saya adalah orang baik yang menginginkan kebaikan dan perubahan menjadi lebih baik.    </span>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8163014447852965069-8238622537731356790?l=bersimpulkesederhanaan.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1283</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Duit</title>
		<link>http://theferdi.co.cc/blog/?p=314</link>
		<comments>http://theferdi.co.cc/blog/?p=314#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 08:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[Nemu di web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theferdi.co.cc/blog/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Taukah bahwa kata duit berasal dari Bahasa Belanda? Duit adalah koin yang bernilai 2 penning. 8 duit sama nilainya dengan stuiver and 160 duit sama nilainya dengan 1 gulden. Duit juga dipakai di Amerika pada saat pendudukan Belanda dulu. sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Duit]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Taukah bahwa kata <strong>duit</strong> berasal dari Bahasa Belanda?</p>
<p>Duit adalah koin yang bernilai 2 penning. 8 duit sama nilainya dengan <em><a title="Stuiver" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stuiver">stuiver</a></em> and 160  duit sama nilainya dengan 1 <em><a title="Dutch gulden" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dutch_gulden">gulden</a></em>.</p>
<p>Duit juga dipakai di Amerika pada saat pendudukan Belanda dulu.</p>
<p>sumber: <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Duit" >http://en.wikipedia.org/wiki/Duit</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1289</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mbak mbak, tolong itu legging-nya ditutupin dong..</title>
		<link>http://theferdi.co.cc/blog/?p=308</link>
		<comments>http://theferdi.co.cc/blog/?p=308#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 02:35:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[Everyday life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theferdi.co.cc/blog/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Nanti kalo ada yang pengen gimana? If you&#8217;re wearing leggings, wear a short dress or a long shirt to cover your ass. &#8220;If a woman&#8217;s good-looking, it&#8217;s distracting. If she&#8217;s not, it&#8217;s disgusting.&#8221;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><span><span>Nanti kalo ada yang pengen gimana? <img src='http://theferdi.co.cc/blog/wp-content/plugins/munky-smiley/puyeng.gif' alt='&#58;&#112;&#117;&#121;&#101;&#110;&#103;&#58;' class='wp-smiley' width='50' height='50' title='&#58;&#112;&#117;&#121;&#101;&#110;&#103;&#58;' /></span></span></span></p>
<p>If you&#8217;re wearing leggings, wear a short dress or a long shirt to cover your ass.</p>
<p><span><span><span><img src="http://3.bp.blogspot.com/_a7jkcMVp5Vg/S-q3m0cTljI/AAAAAAAALx0/SEPR2PgT9q0/s1600/notclothes.jpg" alt="" /></span></span></span></p>
<blockquote><p>&#8220;If a woman&#8217;s good-looking, it&#8217;s distracting. If she&#8217;s  not, it&#8217;s disgusting.&#8221;</p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1290</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Promosi kok stafnya sendiri yg harus memperjuangkan..</title>
		<link>http://theferdi.co.cc/blog/?p=305</link>
		<comments>http://theferdi.co.cc/blog/?p=305#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 07:45:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[Kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://theferdi.co.cc/blog/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Bukannya promosi tu harusnya hak tiap staf &#38; harusnya rutin dilakukan? Bener2 aneh..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukannya promosi tu harusnya hak tiap staf &#038; harusnya rutin dilakukan?</p>
<p>Bener2 aneh..<br />
<img src='http://theferdi.co.cc/blog/wp-content/plugins/munky-smiley/lirik.gif' alt='&#58;&#108;&#105;&#114;&#105;&#107;&#58;' class='wp-smiley' width='50' height='50' title='&#58;&#108;&#105;&#114;&#105;&#107;&#58;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1291</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bersaudara ? Kenapa DIAM !!</title>
		<link>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/06/bersaudara-kenapa-diam.html</link>
		<comments>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/06/bersaudara-kenapa-diam.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 12:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudut pikiran yang tak terkotakkan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8163014447852965069.post-4279371131997633114</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa masa kebelakang, kita seakan tertidurkan bahwa ada sauadara kita yang mengungkapkan perihnya dengan kalimat " Aina antum ayyuhal muslimun?". Bukankah muslim itu diibaratkan satu tubuh, satu terluka maka bagian tubuh yang lain juga kan merasaka...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LqDteRMQQtQ/TAZQNjBrp9I/AAAAAAAAAIs/2QJXqR8W05w/s1600/palestina.jpg"><img  src="http://2.bp.blogspot.com/_LqDteRMQQtQ/TAZQNjBrp9I/AAAAAAAAAIs/2QJXqR8W05w/s200/palestina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478154190413604818" /></a><br />Beberapa masa kebelakang, kita seakan tertidurkan bahwa ada sauadara kita yang mengungkapkan perihnya dengan kalimat &#8221; Aina antum ayyuhal muslimun?&#8221;. Bukankah muslim itu diibaratkan satu tubuh, satu terluka maka bagian tubuh yang lain juga kan merasakan sakitnya? Itu seharusnya tetapi apa yang terjadi? Seakan semua diam, sebagian kecil yang bernyali untuk berteriak tak mampu membuka mata saudara muslim lainnya, entah tak mampu atau memang muslim yang lainnya tidak mau? Semoga kita mau untuk memahami apa yang terjadi dan mampu berkontribusi dengan bantuan yang terbaik yang mampu kita berikan. Dimana saudara kita di Palestina dijajah oleh kesewenang-wenangan zionis. Semoga kita mau dan bertindak sesuai kemampuan kia untuk saudara-saudara kita di Palestina.  <span class="fullpost"></p>
<p>WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) Lyrics<br />(Composed and Copyright 2009 by Michael Heart)</p>
<p>A blinding flash of white light<br />Lit up the sky over Gaza tonight<br />People running for cover<br />Not knowing whether they’re dead or alive</p>
<p>They came with their tanks and their planes<br />With ravaging fiery flames<br />And nothing remains<br />Just a voice rising up in the smoky haze</p>
<p>We will not go down<br />In the night, without a fight<br />You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />But our spirit will never die<br />We will not go down<br />In Gaza tonight</p>
<p>Women and children alike<br />Murdered and massacred night after night<br />While the so-called leaders of countries afar<br />Debated on who’s wrong or right</p>
<p>But their powerless words were in vain<br />And the bombs fell down like acid rain<br />But through the tears and the blood and the pain<br />You can still hear that voice through the smoky haze</p>
<p>We will not go down<br />In the night, without a fight<br />You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />But our spirit will never die<br />We will not go down<br />In Gaza tonight    </span>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8163014447852965069-4279371131997633114?l=bersimpulkesederhanaan.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1284</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Meniti Kembali Asa</title>
		<link>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/06/meniti-kembali-asa.html</link>
		<comments>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/06/meniti-kembali-asa.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 12:03:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudut pikiran yang tak terkotakkan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8163014447852965069.post-5151202034340954709</guid>
		<description><![CDATA[Meniti kembali asa, semakin besar ombak semakin besar karang yang dibutuhkan untuk memecahnya, semakin besar angin semakin besar dahan yang diperlukan untuk menahannya, semakin besar cobaan semakin besar pula keimanan yang harus di pupuk.  Saya tak per...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Meniti kembali asa, semakin besar ombak semakin besar karang yang dibutuhkan untuk memecahnya, semakin besar angin semakin besar dahan yang diperlukan untuk menahannya, semakin besar cobaan semakin besar pula keimanan yang harus di pupuk. <span class="fullpost"> Saya tak pernah paham apa itu hikmah sebelum kejadiaannya terjadi, seringkali saya berburuk sangka terhadap ALLAH, seakan-akan mengapa harus saya yang menanggung cobaan itu. Seakan saya melupakan bahwa ALAH tidak akan membenani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (hayuk dilihat lagi AL BAqoroh ayat 286).</p>
<p>Justru yang harus menjadi pertanyaan adalah apabila saya merasa bahwa hidup datar-datar saja tanpa cobaan, tanpa ujian, apakah saya ini dihadapan ALLAH tidak layak untuk diuji atau tidak layak untuk dinaikkan tingkatnya menjadi insan bertaqwa? Hal ini tentu saja bukan berarti menantang ALLAH untuk menguji. Tetapi ini menjadi nasihat buat diri sendiri, ALLAH pasti memiliki rencana terbaik dibalik setiap kejadian yang kita alami, yang harus saya lakukan adalah menjalaninya dengan cara yang terbaik, dengan cara yang elegan, dengan cara yang diajarkan manusia mulia yang menjadi Uswatun Khasanah. saya harus menjalankan bagian saya dengan cara terbaik yang bisa saya lakukan, karena setiap bagian ada peran sendiri-sendiri. </p>
<p>Dan menjadi penyemangat diri pula dengan doa &#8220;Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak kami sanggup memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatillah kami. Engkaulah pelingdung kami, maka tologlah kami menghadapi orang-orang yang kafir&#8221; (hayuk lihat lagi doa itu di penghujung Al Baqoroh 286).</span>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8163014447852965069-5151202034340954709?l=bersimpulkesederhanaan.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1285</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Merindu</title>
		<link>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/05/merindu.html</link>
		<comments>http://bersimpulkesederhanaan.blogspot.com/2010/05/merindu.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 00:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sudut pikiran yang tak terkotakkan</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[teladan03]]></category>

		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-8163014447852965069.post-8738279384463179556</guid>
		<description><![CDATA[Merindu pena itu tergores kembali seperti dahulu, saat ia tidak terbungkam oleh kekang waktu. Memimpi waktu terurainya lantunan senandung cerianya dunia atau meradangnya penindasan. Berharap gelora asa itu datang menghampiri atau pilihan yang terakhir ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Merindu pena itu tergores kembali seperti dahulu, saat ia tidak terbungkam oleh kekang waktu. Memimpi waktu terurainya lantunan senandung cerianya dunia atau meradangnya penindasan. Berharap gelora asa itu datang menghampiri atau pilihan yang terakhir menggelorakan asa agar tetap tidak terbungkam.<span class="fullpost">    </span>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8163014447852965069-8738279384463179556?l=bersimpulkesederhanaan.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teladan03.aulia.net/?feed=rss2&amp;p=1286</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
