Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
Apa Makanan Kesukaanmu? Itulah Pertanyaan yang paling kubenci dalam setiap mengisi data-data, apapun itu. Saya lebih suka – dan lebih mudah – menjawab jika pertanyaan itu di negasikan. Apa makanan yang tidak kau suka? Perihal makanan kesukaan dan ketidaksukaan, sejatinya saya itu lebih banyak sukanya daripada tidak sukanya. Asalkan memenuhi persyaratan halal dan thoyyib. Dalam [...]
Innalillahi wainna ilaihi roji’un…
Telah meninggal dunia Ibu Sri Purwanti, dosen Teknik Informatika ITB pada hari senin 10 Desember 2007 kemarin, dan telah dimakamkan Selasa kemarin. Beliau meninggal setelah cukup lama menderita kanker. Bu Wanti pernah mengajar saya di kuliah Alpro, Strukdat, dan AI. Beliau juga sempat menjadi penguji proposal dan seminar tugas akhir saya. Sebenarnya beliau berniat menjadi penguji saya hingga akhir, namun karena sakit, penguji untuk prasidang dan sidang digantikan oleh Bu Ulfa. Di awal kuliah, saya melihat Bu Wanti sebagai seorang yang sangat tegas. Semakin lama saya kuliah di Informatika, saya semakin mengenal Bu Wanti sebagai orang yang sangat ramah dan perhatian.
Yang saya sangat sesalkan dari peristiwa ini adalah terlambatnya saya mengetahui kabar tersebut. Padahal rumah beliau tidak begitu jauh dari kontrakan saya. Senin sore saya sempat mendengar berita lelayu yang diumumkan di sebuah masjid di Cigadung, tapi saya tidak begitu jelas mendengar namanya. Selasa saya ke kampus tapi listrik mati jadi tidak bisa cek email, dan baru tahu kabar itu pagi ini.
Semoga amal beliau diterima di sisi Allah SWT, semoga ilmu yang kita terima dari beliau mendatangkan kebaikan yang tidak putus sampai akhir zaman bagi beliau. Semoga dimudahkan segala urusan beliau di alam kubur maupun di hari akhir nanti.
Selamat jalan guruku Ibu Sri Purwanti.
Innalillahi wainna ilaihi roji’un…
Telah meninggal dunia Ibu Sri Purwanti, dosen Teknik Informatika ITB pada hari senin 10 Desember 2007 kemarin, dan telah dimakamkan Selasa kemarin. Beliau meninggal setelah cukup lama menderita kanker. Bu Wanti pernah mengajar saya di kuliah Alpro, Strukdat, dan AI. Beliau juga sempat menjadi penguji proposal dan seminar tugas akhir saya. Sebenarnya beliau berniat menjadi penguji saya hingga akhir, namun karena sakit, penguji untuk prasidang dan sidang digantikan oleh Bu Ulfa. Di awal kuliah, saya melihat Bu Wanti sebagai seorang yang sangat tegas. Semakin lama saya kuliah di Informatika, saya semakin mengenal Bu Wanti sebagai orang yang sangat ramah dan perhatian.
Yang saya sangat sesalkan dari peristiwa ini adalah terlambatnya saya mengetahui kabar tersebut. Padahal rumah beliau tidak begitu jauh dari kontrakan saya. Senin sore saya sempat mendengar berita lelayu yang diumumkan di sebuah masjid di Cigadung, tapi saya tidak begitu jelas mendengar namanya. Selasa saya ke kampus tapi listrik mati jadi tidak bisa cek email, dan baru tahu kabar itu pagi ini.
Semoga amal beliau diterima di sisi Allah SWT, semoga ilmu yang kita terima dari beliau mendatangkan kebaikan yang tidak putus sampai akhir zaman bagi beliau. Semoga dimudahkan segala urusan beliau di alam kubur maupun di hari akhir nanti.
Selamat jalan guruku Ibu Sri Purwanti.